Angin Puting Beliung Hantam Ratusan Hunian Warga di Mauk Tangerang

Angin Puting Beliung Hantam Ratusan Hunian Warga di Mauk Tangerang

Peristiwa angina puting beliung yang terjadi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang menghantam ratusan rumah hunian warga hingga mengakibatkan penghuni rumah tersebut mengalami luka-luka. Kamis (12/12/2019)

Sebanyak 216 rumah rusak parah dan 4 warga mengalami luka-luka akibat kejadian puting beliung.

Camat Mauk Arif Rahman menerangkan, puting beliung itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Angin tersebut menerjang 216 rumah di 5 desa di Mauk, Tangerang.

"Dalam kejadian angin puting beliung ini ada 5 desa di Kecamatan Mauk yakni Desa Tegal Kunir Lor, Tanjung Anom, Dasak, Banyu Asih dan Desa Gunung Sari. Dan sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya luka ringan saja dan itu sudah ditangani oleh Puskesmas Mauk," kata Camat Mauk Arif Rahman.

Arif menuturkan, empat korban saat ini dilarikan ke Puskesmas Mauk. "Luka ringan hingga sedang ada 4 warga, semuanya tengah ditangani di Puskesmas Mauk. Saya juga mengimbau kepada warga agar waspada akan bencana susulan karena menurut BMKG cuaca masih ekstrem," ungkapnya.

Dia merinci, jumlah bangunan yang terkena dampak puting beliung yakni, Desa Tegal Kunir Lor sekitar 48 rumah, Desa Sasak 22 rumah, Desa Tanjunganom 100 rumah dan Desa Banyuasin 46 rumah.

"Tadi yang sudah terdata sekitar 216 rumah. Desa Tegal Kunir Lor sekitar 48 rumah, 22 rumah di desa Sasak, dari Tanjunganom ini sekitar hampir kurang lebih 100, di Banyuasin itu kurang lebih ada 46 dan Gunung Sari tidak begitu parah. Jadi memang Desa in Tegal Kunir Lor dan Tanjunganom yang cukup Parah," ucapnya.

Meski begitu, pihaknya juga masih terus melakukan pendataan, terhadap rumah-rumah yang terdampak musibah tersebut