Menggunjing

Menggunjing

BangunBanten.Com 

Tanya:

APAKAH benar ada hadis yang mengatakan bahwa menggunjing atau menceritakan aib orang lain itu dosa besar?

Jawab: 

ITU DOSA.

Firman Allah swt:

Hai orang-orang yang beriman Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain, (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Hai orang-orang yang beriman, jauhkanlah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. (QS. alHujuraat: 1 1-12).

Kalau berada dalam sekumpulan orang yang menceritakan aib orang lain, langsung pergi saja. Jangan bergabung di dalamnya.

     Seberapa besar dosanya, Pak Ustadz?

Dosa orang yang dibicarakan itu akan berpindah ke orang Yang menceritakan. Itu sama saja memakan bangkai saudara Sendiri,

  Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging Saudaranya yang sudah mati? (QS. al-Hujurat: 12)

Bayangkan, pahala kita habis, dosa orang itu berpindah ke kita, kita makan pula bangkainya. Na'udzubillah min dzalik.


sumber: " Ustad Abdul Somad Menjawab" cetakan kelima,2019 hal:408-409