Shalat Tasbih

Shalat Tasbih

BangunBanten.Com

Tanya:

Bagaimana tata cara pelaksanaan shalat sunnah Tasbih?

Jawab:

Artinya: "

Artinya: Rasulullah bersabda kepada Abbas bln Abdul Muththalib, "Wahai Abbas. wahai pamanku, maukah engkau aku beri? Maukah engkau aku kasih? Maukah engkau aku beri hadiah? Maukah engkau aku ajari sepuluh sifat (pekerti)? Jika engkau melakukannya, Allah mengampuni dosamu; dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, sepuluh macam (dosa). Engkau shalat empat rakaat. Pada setiap mkaat engkau membaca aI-Fatihah dan satu surat (alQur'an). Jika engkau telah selesai membaca (surat) pada awal rakaat, sementara engkau masih berdiri, engkau membaca,Subhanallah,walhamdulillah,walaa ilaaha illa Allah,wallahu akbar sebanyak 15 kali. Kemudian ruku,' maka engkau ucapkan (dzikir)itu sebanyak 10kali.Kemudian engkau angkat kepalamu dari ruku; lalu ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau turun sujud, ketika sujud engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari sujud, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. kemudian engkau bersujud, lalu ucapkan (dzikir) Itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Maka itulah 75 (dzikir) pada setiap satu rakaatnya. Engkau lakukan itu dalam empat rakaat. Jika engkau mampu melakukan (shalat) itu setiap hari sekali, maka lakukanlah! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) setiap bulan sekali!]ika tidak, maka (lakukan) setiap tahun sekali! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) sekali dalam umurmu" 

Cara melaksanakan shalat sunnah Tasbih sebagai berikut, 

Shalat Tasbih terdiri dari empat rakaat, dalam satu rakaat terdapat 75 kali bacaan tasbih: "Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah Allahu Akbar" 

Ucapan tasbih ini tersebar dalam rukun dan sunnah shalat Tasbih, rinciannya sebagai berikut: 

  • 15 kali tasbih setelah membaca al-Fatihah dan surat. 
  • 10 kali tasbih setelah doa pada ruku'. 
  • 10 kali tasbih setelah tasmi' dan tahmid (tegak dari Ruku). 
  • 10 kali tasbih setelah doa pada sujud. 
  • 10 kali tasbih setelah doa di antara dua sujud. 
  • 10 kali tasbih setelah doa pada sujud kedua.
  • 10 kali tasbih pada duduk istirahat setelah sujud sebelum tegak. 

Khusus pada tasyahhud awal dan tasyahud akhir, dibaca 10 kali setelah tasyahud. 

INI ADALAH tata cara yang umum dilalukan oleh kaum muslimin, akan tetapi ada versi lain berdasarkan riwayat lain), yaitu: 

  • 15 tasbih sebelum membaca aI-Fatihah. 
  • 10 tasbih setelah membaca ayat. 
  • 10 tasbih ketika ruku.
  • 10 tasbih ketika bangun dari ruku'. 
  • 10 tasbih ketika sujud pertama. 
  • 10 tasbih ketika duduk di antara dua sujud. 
  • 10 tasbih ketika sujud kedua. 

ini adalah riwayat dari Ibnu al-Mubarak. 

Demikian juga tentang membaca tasbih pada tasyahhud? Di atas di sebutkan setelah tasyahhud,namun ada versi lain menyebut sebelum tasyahhud;
Al-Qalyubi berkata," 10 tasbih setelah sujud kedua di baca duduk istirahat sebelum tegak ,atau sebelum tasyahud."


sumber: di ambil dari buku "Ustadz Abdul Somad Menjawab" hal 109-113 cetakan kelima,2019